Minggu, 18 November 2012

Modul Perkulihan Teknik Informatika Universitas Serambi Mekkah

Semester Ganjil :
Modul Pemrograman III (VB.NET) 3 SKS
1. Pertemuan 1 Download
2. Pertemuan 2 Download
3. Pertemuan 3 Download
4. Pertemuan 4 Download
5. Pertemuan 5 Download
6. Pertemuan 6 Download
7. Pertemuan 7 Download
8. Pertemuan 8 Download
9. Pertemuan 9 Download

Modul Pemrograman I (VB6) 3 SKS
1. Pertemuan 1 Download
2. Pertemuan 2 Download
3. Pertemuan 3 Download
4. Pertemuan 4 Download
5. Pertemuan 5 Download
6. Pertemuan 6 Download
7. Pertemuan 7 Download
8. Pertemuan 8 Download
9. Pertemuan 9 Download


Membuat Aplikasi Penjualan Buku Sederhana dengan VB.NET 2008


Membuat Aplikasi Penjualan Buku Sederhana dengan VB.NET 2008

Langkah-langkah dalam membuat aplikasi adalah sebagai berikut :
1.   Buat project baru dengan nama Aplikasi Penjualan lalu simpan pada Local Disc di PC atau Laptop Anda.
2.     Buatlah database dengan nama JualBuku.accdb lalu simpan kedalam folder Aplikasi Penjualan > bin > debug kemudian rancanglah struktur tabel seperti berikut ini :

Nama Tabel : Jenis
Field
Type
Size
Keterangan
KodeJenis
Text
2
Primary Key (PK)
Jenis
Text
50


Nama Tabel : Buku
Field
Type
Size
Keterangan
KodeBuku
Text
3
Primary Key (PK)
KodeJenis
Text
2
Foreign Key (FK)
Judul
Text
100

Pengarang
Text
50

Penerbit
Text
50

Jumlah
Number


Harga
Number


Deskripsi
Text
200


Nama Tabel : Transaksi
Field
Type
Size
Keterangan
NoFaktur
Text
11
Primary Key (PK)
TglFaktur
Date/Time


Pukul
Date/Time


NamaPembeli
Text
50

NoTelp
Text
12

Total
Number


Dibayar
Number


Kembali
Number


Item
Number



Nama Tabel : DetailTransaksi
Field
Type
Size
Keterangan
NoFaktur
Text
11

KodeBuku
Text
3

Judul
Text
150

Jumlah
Number


HargaJual
Number


SubTotal
Number




Kamis, 15 Maret 2012

Pengenalan Komputer

Bagikan

Pembuatan Blog Baru

Pada materi ini Anda akan belajar: 
1. Tujuan Merakit Komputer
2. Defenisi Komputer
3. Bagian-Bagian Komputer
4. Sejarah Komputer
5. Klasifikasi Komputer




1. Tujuan Merakit Komputer 
Sebelum kita mulai merakit sebuah PC maka pertanyaan paling penting yang harus kita jawab adalah:
1. Untuk tujuan apakah komputer tersebut kita rakit ?
2. Kualitas seperti apa yang saya inginkan ?
3. Seberapa ‟tebal‟ kantong saya ?

Hanya jika ketiga pertanyaan ini telah kita jawab barulah dengan mudah kita merakit PC. Mengapa demikian? Sebab pasaran komputer ibarat sebuah hutan rimba yang harus kita jelajahi dan jika petunjuk tidak jelas kita bisa tersesat. Para penjual komputer menyediakan sangat banyak pilihan dan kadang-kadang kita sebagai orang awam bingung dalam memilih. Beikut ini kami mencoba memberikan gambaran umum komputer yang dapat digunakan untuk spesifikasi tertentu. Agar tidak kecewa di kemudian hari, carilah dengan cermat, atau bagi yang masih awam, sebaiknya belilah komputer di tempat-tempat terpercaya. Jangan lupakan pula garansi produk hardware tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

1) Komputer Office

        Jika komputer hanya digunakan untuk menjalankan program office, disarankan tidak perlu komputer dengan spesifikasi tinggi. Hal ini karena akan menghasilkan ketidakseimbangan antara kinerja dan dana yang dikeluarkan. Untuk itu kita cukup menggunakan komputer dengan spesifikasi sebagai berikut:

        Prosesor                    : Intel Pentium IV solo (2,4 GHz)
        Memori                      : DDRAM 512 MB
        VGA dan sound card  : onboard

2) Komputer Multimedia dan internet

        Untuk menjalankan aplikasi multimedia dan hiburan, dan internet disarankan menggunakan komputer dengan spesifikasi menengah, tetapi dengan sound card dan speaker yang bagus (format suara 5.1 ke atas). Jangan lupa lengkapi dengan monitor ukuran 17" dan perangkat hiburan lainnya, seperti TV turner, FM turner, dan TV capture, modem.

        Prosesor          : Intel Pentium IV 3,0 GHz
        Memori            : DDRAM 1024 MB
        VGA card        : Misalnya Ge-Force dengan kapasitas 256 MB DDR

3) Komputer Desain Grafis dan Video Editing

        Untuk keperluan desain grafis terutama video editing, membutuhkan spesfikasi yang besar maka disarankan untuk menggunakan komputer dengan spesifikasi di atas rata-rata. Hal ini karena dibutuhkan komputer dengan performance yang baik dan tampilan detail grafik yang tinggi. Monitor : Ukuran 17".

        Prosesor    : Intel Pentium IV Core2Duo 2,0 GHz atau AMD yang setara.
        Memori      : DDRAM 2 GHz
        VGA card  : Ge-Force dengan kapasitas, 512 MB DDR

4) Komputer Game
       
        Komputer untuk game memerlukan spesifikasi yang tinggi. Selain membutuhkan performance dan tampilan detail grafik yang baik, juga diperlukan VGA card yang mampu mendukung 3D. Supaya lebih sempurna, dukungan monitor ukuran 17" tidak dapat dielakkan. Kartu suara di atas rata-rata dipadukan dengan speaker yang baik akan memberikan kenikmatan bagi para gamers.

        Prosesor         : Intel Pentium IV Core 2 Duo 2,0 GHz atau di atasnya
        Memori           : DDRAM 2 GHz
        VGA               : Ge-Force atau ATI RADEON terbaru dengan kapasitas minimal 512 MB DDR 

        Gamers biasanya memainkan komputernya dalam waktu yang lama, sehingga PC selalu bekerja keras dan tingkat suhunya di atas rata-rata. Oleh karena itu sistem pendinginan pada PC harus bisa berjalan dengan baik. Kita harus menambah kipas pendingin pada CPU agar udara panas bisa keluar dengan cepat. Sebaiknya pilihiah kipas pendingin yang sudah dilengkapi soket power. Hal ini untuk memudahkan kita memasangnya.

5) Komputer untuk Server

         Komponen-komponen komputer yang digunakan sebagai server harus memiliki spesifikasi yang tinggi. Komponen yang dipilih juga harus memiliki life time yang relatif lama. Perlu diingat bahwa komputer server digunakan secara terus menerus, bahkan bisa mencapai berbulan-bulan nonstop. Komputer server ini juga harus memiliki kestabilan dan kecepatan transfer data yang tinggi. Agar komputer server bekerja dengan optimal, prosesor yang digunakan harus memiliki cache memory tinggi.

         Prosesor         : Intel Pentium Xeon atau Itanium dan AMD MP yang memiliki cache memory
                                 hingga 2 MB                                  
         Memori          : DD/RD-RAM di atas 3 GB
         Motherboard  : Sebaiknya memiliki soket dual prosesor
         Harddisk        : Yang memiliki interface SATA dengan kapasitas di atas 200 GB
         VGA              : Tidak perlu spesifikasi tinggi, menggunakan yang on-board pun tidak masalah.

2. Defenisi Komputer

         Komputer berasal dari bahasa Inggris computer dengan kata dasar to compute yang artinya menghitung. Jadi secara harfiah computer berarti mesin hitung. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya, banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh mesin kecil ini jika kita dapat menyusun perintah-perintah kepada komputer atau yang kita sebut sebagai program aplikasi.

3. Bagian-Bagian Komputer

Dalam garis besarnya, komputer sebagai sistem terdiri dari 3 bagian pokok yaitu:
1. Perangkat Keras (Hardware)
    Terdiri dari Keyboard, Monitor, Central Processor Unit (CPU), Disket,  Mouse, dan Printer. Perangkat-
    perangkat ini akan dijelaskan pada bab berikutnya.
2. Software (perangkat lunak)
    Software yang dimaksud disini yaitu sistem operasi misalnya; Windows XP dan sistem aplikasi MS. Office
    dan lain-lain.
3. Brainrware Manusia adalah bagian dari komputer sebab manusia yang merancang, mengoperasikan, dan
    mengendalikan komputer.

4. Sejarah Komputer

           Gagasan tentang komputer sebagai alat hitung mulai muncul pertama kali pada tahun 1822, ketika seorang ahli matematika bangsa Inggris yaitu Charles Babbage menciptakan suatu mesin hitung yang disebut difference engine. Mesin tersebut dipakai untuk menghitung tabel-tabel matematik.
         
           Kemudian pada tahun 1833, Charles Babbage mengembangkan lagi difference engine dengan konsep yang lebih mendalam dan umum. Mesin yang baru ini dinamakan analytical engine. Mesin ini dapat melaksanakan kalkulasi apa saja, sehingga mesin inilah yang untuk pertama kali dikenal sebagai general purpose digital komputer.

           Sumbangan Charles Babbage ini sangat besar bagi dunia komputer zaman sekarang karena prinsip kerja dari kedua mesin itu merupakan dasar kerja komputer sekarang, termasuk di dalamnya peralatan input, memory komputer, stoed program dan lain-lain. Karena sumbangan yang sangat besar ini, Charles Babbage dianggap sebagai bapak komputer modern. Kemudian pada tahun 1937, Prof. Howard Aikem, seorang ahli matematika dari Universitas Harvard mulai merancang pembuatan sebuah komputer yang mampu melakukan operasi aritmatika dan logika secara otomatis. Komputer tersebut mulanya secara mekanik elektronik.

           Kemudian dengan bantuan perusahaan IBM, pada tahun 1944, komputer tersebut terselesaikan secara elektronik. Komputer yang baru diberi nama “Harvard Mark I Automatic Sequence-Controlled Calculator (ASCC). Komputer inilah yang merupakan suatu realisasi dari apa yang diimpikan oleh Charles Babbage. Komputer Harvard Mark I ini, jika dibandingkan dengan komputer sekarang tentu mempunyai perbedaan yang sangat menyolok, terutama dalam hal kecepatan.

5. Klasifikasi Komputer
    1. Berdasarkan data yang diolah ;
          Analog komputer yaitu komputer yang dibuat untuk mengolah data yang bersifat kualitatif misalnya;
             warna, kecepatan angin, temperature, kelembaban dan lain-lain.
          Digital komputer yaitu komputer yang dibuat untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif, proses
             kerjanya bersifat arithmetic dan logic.
          Hybrid komputer merupakan gabungan antara Analog Komputer dengan Digital Komputer. Data
             diterima secara analog dan diproses secara digital. 2. Berdasarkan Fungsinya
          General Purpose Computer, komputer yang dibuat untuk melakukan berbagai macam pekerjaan
              misalnya; PC saat sekarang ini.
          Special Purpose Computer, komputer yang dibuat untuk tujuan khusus misalnya; mesin penjawab
             telephon, komputer sistem pertahanan dan lain-lain. 3. Berdasarkan kapasitas dan daya tampung
             memory yang digunakan;
          Small Scale Computer
          Medium Scale Computer
          Large Scale Computer

4. Berdasarkan perkembangan teknologi elektronisnya ;
     Generasi I : menggunakan tabung hampa (Vacum tube)
     Generasi II : menggunakan Transistor
     Generasi III : menggunakan IC (Integrate Circuit)
     Generasi IV : menggunakan Metalic-Oxyd Semi Conductor Large Scale Integration (MOS LSI)
     Generasi V : menggunakan Chip


Salam dan semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkannya.!

Kamis, 27 Oktober 2011

Decision Support System (DSS) Pemenang Tender Proyek Menggunakan Metode AHP


Berikut ini merupakan sebuah relasi rancangan dalam Sistem Penunjang Keputusan Pemenang Tender Proyek menggunakan metode Analityc Hierarchy Process (AHP).

Gambar Relasi SPKPTP



Tampilan Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan Pemenang Tender Proyek menggunakan metode Analityc Hierarchy Process (AHP)

Selasa, 25 Oktober 2011

Sistem Inventaris Paket Pekerjaan pada Dinas Bina Marga dan Cipta Karya

       Sistem Inventaris Paket Pekerjaan memang tidak terlalu membumi bagi instansi terkait yang mengelola pekerjaan pelelangan, tetapi dengan kemajuan teknologi maka untuk saat ini sistem tersebut sangat dibutuhkan dalam menangani sebagaian besar pekerjaan yang dilakukan diberbagai daerah. Dengan adanya sebuah aplikasi khusus, maka sebagian besar data yang diinventarisir oleh bagian tertentu dapat tertangani dengan cepat dalam proses menindaklanjutinya.

Berikut tampilannya.................

Tampilan  1. Menu Utama

Minggu, 16 Januari 2011

Setup WAP Server Using IIS (Internet Information Services) in Win XP SP2



Internet Information Services (IIS) merupakan sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Nah, bagaimana melakukan pengaturan Internet Information Services di WinXP SP2 agar bisa mendukung WAP.


Ketika saya mengikuti praktikum Komputasi Mobile, saya mendapatkan tugas untuk Setup WAP menggunakan IIS (Internet Information Services). Setelah browsing di internet saya mendapatkan beberapa tutorial, namun berlaku untuk Windows Server. Nah, dengan sedikit modifikasi akhirnya pengaturan tersebut juga bisa berlaku di Win XP SP2. Bagi teman-teman yang belum bisa melakukan pengaturan WAP Server menggunakan IIS (Internet Information Services) di Win XP SP2 mungkin bisa terbantu dengan pengalaman saya berikut ini.

Sabtu, 18 Desember 2010

Perbedaan GSM vs CDMA


 Oleh : T. Mirwan Sahputra

Secara fisik antara handphone GSM dan CDMA tidak ada perbedaan yang mencolok bahkan kalau dilihat sekilas keduanya serupa. Yang membedakan adalah kartu yang dipakai atau operator selular yang mengoperasikan kedua jenis jalur ini. Sebagai contoh operator yang bekerja di jalur keduanya yaitu operator CDMA antara lain  smart, flexi, esia, fren, starone, ceria, sedangkan operator GSM meliputi : Simpati, As, XL bebas, XL Jempol, Mentari, Im3, Three dan masih ada yang lain. Untuk lebih jelas bisa ditanyakan ke counter-counter terdekat, karena hampir setiap tahun lahir penyelenggara operator yang baru dengan layanan yang beragam. Sedangkan penyelenggara operator yang lama menambah jenis layanan yang baru pula sehingga lebih kompetitif.

Prinsip Kerja
Sebelum membahas lebih dalam mengenai teknologi GSM dan CDMA, ada baiknya jika Anda mengerti terlebih dahulu sistem pengiriman dan penerimaan data dalam jaringan digital, khususnya dalam dunia komunikasi. Semua data yang dikirim maupun diterima dalam jaringan ini harus dalam bentuk digital. Hal yang sama juga berlaku untuk suara yang dikeluarkan dan diterima oleh penelepon saat berkomunikasi. Suara yang dikirimkan oleh penelepon akan diterima oleh microphone pada ponsel. Selanjutnya, suara ini akan diubah menjadi bentuk digital dan dikirimkan melalui gelombang radio ke Base Transceiver Station (BTS) milik operator yang digunakan. BTS inilah yang menerima data dan ponsel yang digunakan tadi dan meneruskannya (switching) ke BTS tujuan. Dan BTS tujuan ini, data selanjutnya akan dikirimkan ke ponsel tujuan yang seharusnya menerima panggilan tersebut. Tentu saja, ponsel penerima akan mengubah data digital yang diterima menjadi bentuk suara agar bisa didengar oleh penerima. Prinsip umum ini berlaku pada semua sistem digital, baik GSM maupun CDMA. Namun, detail prinsip kerja dan kedua sistem digital tersebut tidaklah sama.


GSM (Global System for Mobile) Communications

GSM atau Global System for Mobile Communications merupakan teknologi digital yang bekerja dengan mengirimkan paket data berdasarkan waktu, atau yang lebih dikenal dengan istilah timeslot. GSM sendiri merupakan turunan dari teknologi Time Division Multiple Access (TDMA). Teknologi TDMA ini mengirimkan data berdasarkan satuan yang terbagi atas waktu, artinya sebuah paket data GSM akan dibagi menjadi beberapa time slot.

Timeslot inilah yang akan digunakan oleh pengguna jaringan GSM secara ternporer (sementara). Maksud dan digunakannya timeslot secara temporer adalah timeslot tersebut akan dimonopoli oleh pengguna selama mereka gunakan, terlepas dan mereka sedang aktif berbicara atau sedang idle (diam).

Gambaran yang lebih mudah untuk memahami prinsip kerja GSM. Analoginya seperti ini: andaikan sebuah armada taksi (dalam kasus ini berperan sebagai operator) yang memiliki 100 armada taksi (armada sebagai time slot). Armada taksi (timeslot) tersebut disewa oleh penumpang (pengguna). Secara otomatis, armada taksi tersebut tidak bisa digunakan oleh pengguna lain, walaupun bisa jadi pengguna tadi sedang tidak berada di dalam taksi (seperti sedang menunggu atau sedang bertamu ke suatu tempat sedangkan taksinya disuruh menunggu). Dalam posisi seperti ini, sudah jelas bahwa taksi itu sudah di-booking oleh pengguna pertama dan tidak mungkin melayani penumpang lain. Taksi tersebut baru bisa digunakan oleh penumpang lain ketika pengguna pertama sudah selesai menggunakan taksi tersebut (sudah sampai tujuan dan sudah dibayar). Inilah yang disebut prinsip monopoli temporer pada jaringan GSM.

Dari gambaran di atas terlihat jelas bahwa sistem GSM tidak mengizinkan penggunaan ponsel jika sistemnya sudah penuh (saat seluruh armada taksi sudah disewa, maka tidak ada lagi taksi kosong untuk disewa penumpang baru). Inilah yang membuat pengguna akan mendengar nada sibuk dari ponselnya saat hendak melakukan panggilan keluar (outgoing call). Namun, prinsip yang digunakan oleh GSM juga memiliki kelebihan. Teorinya, timeslot dedicated yang disediakan ini menjamin penggunanya bisa mendapatkan kualitas layanan komunikasi yang lebih konstan, tidak naik turun.

Kekurangannya adalah ketika jaringan GSM sudah penuh, maka pemilik ponsel biasanya akan mengalami kesulitan untuk melakukan panggilan atau bahkan menerima panggilan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya timeslot kosong yang bisa digunakan. Kembali ke analogi di awal pembahasan: jika semua armada taksi sudah disewa, Anda tidak akan mendapatkan taksi kosong.

CDMA (Code Division Multiple Access)

Berbeda dengan teknologi GSM, teknologi CDMA tidak menggunakan satuan waktu, melainkan menggunakan sistem kode (coding). Prinsip ini sesuai dengan singkatan CDMA itu sendiri, yaitu Code Division Multiple Access. Jadi, sistem CDMA menggunakan kode-kode tertentu yang unik untuk mengatur setiap panggilan yang berlangsung. Kode yang unik ini juga akan mengeliminir kemungkinan terjadinya komunikasi silang atau bocor.

Seperti sudah dibahas di awal, CDMA tidak menggunakan satuan waktu seperti layaknya GSM/TDMA. ini menjadikan CDMA memiliki kapasitas jaringan yang lebih besar dibandingkan dengan jaringan GSM. Namun, hal ini tidak berarti jaringan CDMA akan lebih baik daripada jaringan GSM karena tetap ada batasan-batasan tertentu untuk kapasitas jaringan yang dimiliki oleh CDMA.

Seperti jaringan GSM, analogi yang sederhana untuk memudahkan Anda memahami prinsip kerja jaringan CDMA seperti ini: jika jaringan GSM diumpamakan sebagai armada taksi, maka jaringan CDMA bisa diumpamakan sebagai sebuah bus. Sebuah bus (diumpamakan sebagai frekuensi) bisa menangani banyak penumpang bus (pengguna yang melakukan panggilan). Hal ini dimungkinkan karena setiap penumpang menggunakan kode tertentu yang unik. Hal ini juga yang memungkinkan tidak terjadinya komunikasi silang atau bocor. Setiap penumpang bisa berbicara dan menentukan tujuannya tanpa takut terganggu ataupun mengganggu penumpang lain. Bus ini juga tidak akan dimonopoli oleh satu orang saja, sehingga setiap orang bisa menggunakan bus tersebut untuk mengantarkan mereka ke tempat tujuannya masing-masing.

Namun, seperti layaknya sebuah bus, jika sudah terlalu banyak penumpang maka jalannya semakin berat dan kenyamanan penumpang akan terganggu (isi dalam bus akan semakin sesak). Hal yang sama juga terjadi di jaringan CDMA yaitu jika jaringan sudah terlalu penuh, maka yang terjadi adalah penyusutan coverage area (ruang lingkup atau jangkauan) dan jaringan CDMA itu sendiri. Jika diumpamakan, semakin sesak isi bus maka ruang gerak setiap penumpang juga akan menyempit. Tidak jarang pula kualitas suara menjadi korban dan penuhnya jaringan CDMA.


Kesimpulan: Tidak ada gading yang tidak retak
Sistem telepon selular berbasis digital, baik itu GSM maupun CDMA memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk area yang lebih padat penggunaannya, teknologi CDMA tampaknya lebih unggul untuk melayani banyak sambungan secara bersamaan. Hal ini disebabkan oleh karakteristik dan jaringan CDMA itu sendiri. Dengan menggunakan jaringan CDMA, sebuah daerah yang padat penggunaannya akan memiliki kemungkinan koneksi yang lebih tinggi, walaupun bisa jadi terjadi penurunan coverage area dan kualitas suara jika beban jaringan terlalu tinggi. Teknologi GSM pada intinya lebih sesuai untuk daerah yang tidak terlalu padat, namun sangat membutuhkan coverage area yang konstan. Selain itu, area perkotaan sekarang memiliki banyak gedung bertingkat. Karakter geografis seperti ini sangat berpotensi memperlemah sinyal sehingga coverage area semakin kecil.





Senin, 05 Juli 2010

REM Program Restoran Teuku




DATA "Nasi Putih","Nasi Goreng","Nasi Gurih"
DATA "Ayam penyet","Telur Dadar","Ayam Sayur"
DATA "Just Alpukat","Kopi","Teh Panas"
DATA "Kredit","Cash"
CLS
PRINT
PRINT "Untuk Memilih Nasi    : 1. Nasi Putih   2. Nasi Goreng 3. Nasi Gurih"
PRINT "Untuk Memilih Lauk    : 1. Ayam Penyet  2. Telur Dadar 3. Ayam Sayur"
PRINT "Untuk Memilih Minuman : 1. Just Alpukat 2. Kopi        3. Teh Panas"
PRINT "Pilihan Pembayaran    : 1. Kredit       2. Cash"
PRINT
PRINT
INPUT "JENIS NASI (1/2/3)     = ", jn$
INPUT "JENIS LAUK (1/2/3)     = ", jl$
INPUT "JENIS MINUMAN (1/2/3)  = ", jm$
INPUT "JENIS BAYAR (1/2)      = ", JB$

CLS
PRINT
PRINT
HN = 0: HL = 0: HM = 0
COLOR (9)
IF jn$ = "1" THEN HN = 8000: PRINT TAB(30); "Nasi Putih   Rp. 8.000,-";  ELSE
    IF jn$ = "2" THEN HN = 6000: PRINT TAB(30); "Nasi Goreng  Rp. 6.000,-";  ELSE
      IF jn$ = "3" THEN HN = 6000: PRINT TAB(30); "Nasi Gurih   Rp  4.000,-";  ELSE
        IF jl$ = "1" THEN HL = 3500: PRINT TAB(30); "Ayam Penyet  Rp. 3.500,-";  ELSE
          IF jl$ = "2" THEN HL = 2000: PRINT TAB(30); "Telur Dadar  Rp. 2.000,-";  ELSE
            IF jl$ = "3" THEN HL = 3000: PRINT TAB(30); "Ayam Sayur   Rp. 3.000,-";  ELSE
              IF jm$ = "1" THEN HM = 6000: PRINT TAB(30); "Just Alpukat Rp. 6.000,-";  ELSE
                IF jm$ = "2" THEN HM = 3000: PRINT TAB(30); "Kopi         Rp. 3.000,-";  ELSE
                  IF jm$ = "3" THEN HM = 2000: PRINT TAB(30); "Teh Panas    Rp. 2.000,-";  ELSE
                      PRINT TAB(30); "-----------------------+"
                  'ENDIF
                'ENDIF
              'ENDIF
            'ENDIF
          'ENDIF
        'ENDIF
      'ENDIF
    'ENDIF
'ENDIF
COLOR (9)
BAYAR = HN + HL + HM
PRINT TAB(38); "TOTAL  ="; BAYAR
PRINT
COLOR (7)
PRINT TAB(38); "--------------------"
COLOR (2)
IF jn$ = "1" THEN PRINT TAB(38); "Pakai Nasi Putih" ELSE
  IF jn$ = "2" THEN PRINT TAB(38); "Pakai Nasi Goreng" ELSE
    IF jn$ = "3" THEN PRINT TAB(38); "Pakai Nasi Gurih" ELSE
      COLOR (9)
      IF jl$ = "1" THEN PRINT TAB(38); "dengan Ayam Penyet" ELSE
         IF jl$ = "2" THEN PRINT TAB(38); "dengan Telur Dadar" ELSE
            IF jl$ = "3" THEN PRINT TAB(38); "dengan Ayam Sayur" ELSE
               COLOR (11)
               IF jm$ = "1" THEN PRINT TAB(38); "Minumannya Just Alpukat" ELSE
                  IF jm$ = "2" THEN PRINT TAB(38); "Minumannya Kopi" ELSE
                     IF jm$ = "3" THEN PRINT TAB(38); "Minumannya Teh Panas" ELSE
                        COLOR (13)
                        PRINT TAB(30); "----------------------------"
                        IF JB$ = "1" THEN PRINT TAB(30); "Pembayaran -->>> Kredit" ELSE
                           IF JB$ = "2" THEN PRINT TAB(30); "Pembayaran -->>> Cast" ELSE
                           'ENDIF
                        'ENDIF
                     'ENDIF
                  'ENDIF
               'ENDIF
            'ENDIF
         'ENDIF
      'ENDIF
    'ENDIF
  'ENDIF
'ENDIF
PRINT TAB(30); "----------------------------"
PRINT
COLOR (7)
PRINT TAB(44); "Ttd,"
PRINT TAB(39); "Pimpinan ResTu"
COLOR (6)
PRINT TAB(40); "=||||||||||="
COLOR (7)
PRINT TAB(41); "Teuku Iwan"


Tampilan Input










Tampilan Hasil Input









Semoga Bermanfaat untuk Anda, dan Selamat Mencoba.........!!

By. T. Mirwan Sahputra

Bisnis Online Pemula